Rabu, 02 Maret 2016

Let me, Forget??



Merasakan hembusan angin yang menyapa di malam hari
Betapa lembutnya hembusan itu
Dapat membantumu terlelap dalam tidur
Aku tahu, tak ada niat untuk menyakiti

Tapi, entah mengapa aku selalu saja terjebak dalam situasi ini
Teringat lagi, kenangan yang ingin kulupakan
Ingin kudengarkan lagi, lagu yang sebenarnya  tak ingin kudengar

Ah, keadaan ini
Kuakui aku benci menjadi seperti ini
Aku benci saat  aku tak bisa membencimu
Meski begitu lagi- lagi kuakui, bahwa aku tak ingin melupakanmu
Lalu, apa pilihan yang dapat ku pilih?
Agar aku tak perlu merasa kasihan kepada diriku
Agar aku tak perlu berusaha untuk membenci ataupun melupakan?

Selalu saja ada keadaan yang membuatku mengingatmu
Saat hujan turun dari langit malam, misalnya.
Ataupun saat bintang bersinar dengan indahnya.
Aku ingin melihatnya, senyuman itu
Entah sudah berapa kali terlintas keinginan untuk melihat senyuman itu
Senyuman yang selama ini hanya bisa kubayangkan

Apa ini, ada senyuman yang terlintas dari wajahku
Meski aku ingin membenci, meski ingin melupakan?

Mungkinkah aku salah?
Haha,, bodohnya aku
Sepertinya aku tak benar-benar ingin melupakanmu
Bagaimana mungkin aku masih bisa tersenyum seperti ini
Jika aku benar-benar membencimu?


Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

New Post