Jumat, 03 Juni 2016

西野カナ 君って (Nishino Kana - Kimi tte) Lyric and Translate


Nee oboiteru kimi ga kureta kotoba
Mune no naka de hikatteru
Moshi ano toki kimi ga inakattara
Ima no watashi wa inai kamo
            Hey apakah kau ingat? Kata yang ucapkan padaku
Kata itu menghangatkan hatiku
            Jika saja saat itu kau tak ada
Mungkin akupun takkan ada

Doushitano rasikunai ne kurai kao shite
Hitori jaa doushiomonai koto mo
Futari nara kowakunai tte ittadeshou?
Ada apa tak seperti biasanya, wajahmu terlihat murung
Padahal kau yang mengatakannya padaku
Jika tak dapat menghadapinya sendiri
Akan kita hadapi bersama jadi tidak ada yang perlu ditakutkan

Kimi tte, kimi tte
Naitari shinainda ne omoidashite goran yo
Watashi wa, watashi wa
Bukiyou dakedo ima wa subete o
Uketometai kara koko ni iru yo
Dirimu, dirimu
Kau selalu terlihat tegar cobalah untuk mengingat itu
Aku, aku
Meski terasa kaku, saat ini
Kuingin menerima apa adanya dirimu, karena itulah aku ada disini

Katariatta otagai no yume wa
Mada tou sugite mienai kedo
Nanimo muda janai to oshiete kureta
Kimi ga ganbaru kara maketakunai
Futari nara kanaerareru deshou?
Meski mimpi yang kita bicarakan bersama
Masih terasa jauh untuk tercapai
Kau mengatakan takkan ada hal yang sia-sia
Aku tak ingin kalah darimu,seperti dirimu akupun akan berjuang
Jika dihadapi bersama, suatu saat mimpi itu akan terwujud kan?

Kimi tte, kimi tte
Itsudemo tsuyoinda ne omoidashite goran yo
Watashi wa, watashi wa
Bukiyou dakedo ima wa yowasa mo
Misete hoshii kara koko ni iru yo
                Dirimu, dirimu
                Selalu berusaha sekuat tenaga cobalah untuk mengingatnya
                Aku, aku
                Meski terasa kaku tapi saat ini
                Kuharap kau bisa membagi kelemahanmu, karena itulah aku ada di sini

 I’ll stay with you tatoe nani ga atte mo
Tsumazuitemo Mayotte mo
Baby you know I’ll stay with you
Donna kurayami demo chanto tonari ni iru kara
            Meski tersandung ataupun kehilangan arah
Tak peduli apapun yang terjadi, kuakan tetap bersamamu
Kau tahu aku akan selalu disampingmu
Tak peduli sesulit apapun kupasti akan selalu ada disampingmu

Kimi to deatta hi kara kawatta yo my life
Ureshii koto futaribun de
Tsurai koto wa wakeatte kagayaku yo brand new days
Dakara kao o agete yo watashi ga iru yo
            Sejak bertemu denganmu, kehidupanku berubah
Setiap hariku terasa bersinar
Kita saling berbagi saat sulit maupun senang
Karena itulah aku ada disini, dengan bangga

Kimi tte, kimi tte
Naitari shinainda ne omoidashite
Goran yo
Watashi wa, watashi wa
Bukiyou dakedo ima wa subete o
Uketometai kara kokoni iru yo
Dirimu, dirimu
Kau selalu terlihat tegar cobalah untuk mengingat itu
Aku, aku
Meski terasa kaku, saat ini
Kuingin menerima apa adanya dirimu, karena itulah aku ada disini

I’ll stay with you tatoe nani ga atte mo
Tsumadsuitemo Mayotte mo
Baby you know I’ll stay with you
Donna kurayami demo chanto tonari ni iru kara
            Meski tersandung ataupun kehilangan arah
Tak peduli apapun yang terjadi, kuakan tetap bersamamu
Kau tahu aku akan selalu disampingmu
Tak peduli sesulit apapun kupasti akan selalu ada disampingmu

Watashi ga tonari ni iru kara

                Karena aku akan selalu ada disampingmu

Kamis, 21 April 2016

Koi ni Ochite by Fujita Maiko Lyric and Translate

Fujita Maiko
Koi ni Ochite
Lirik dan Translate Indonesia


Fufufu,, kalau lagu yang satu ini mah, tahunya dari anime Hiiro no Kakera, baru dengar langsung jatuh hati sama nih lagu, didukung sama suasana di dalam Anime nya yang so sweet, ya udah deh jadi tambah suka.. pokoknya daisuki lah hehe 


Koi ni ochita no wa honno isshun de
Kimi o shiru hodo motto
Suki ni natte ita

Deatte hi kara
Ikutsu mo nanika ga
Kawatteiku youna
Fushigi na kimochi de

Sono riyuu ga nanika
Mitomeru made sukoshi
Futari  toki o kasanete
Ima nara hakkiri wakaru yo

Te o nigitta nara
Nigiri kaeshite kureru
Furereba sotto dakishimete kureru
Sore dakede ii
Sore dakede ii

Mata sukoshi no aida
Kimi ni aenakute
Mata sugu aeru yo ne
Demo hanaretakunaiyo

Omoi dasu dake de
Mune ga gyutto naru
Tooku ni iru toki de sae
Konnani mo shiawase o kureru

Me no mae de warau
Kimi ga hontou demo uso demo
Watashi niwa subete sore ga shinjitsu de
Deau mae nara wakaranakatta

Hitori uzuku matte
Kimi no kotoba ya shigusa
Omoidashite miru
Sonna jikan  sae nanimokamo ga itoshii

Koi ni ochita no wa honno isshun de
Kimi o shiru hodo motto
Suki ni natte ita

Te o nigitta nara
Nigiri kaeshite kureru
Furereba sotto dakishimete kureru
Sore dakede ii
Sore dakede ii
Aku jatuh cinta dalam sekejap
Semakin aku tahu tentangmu
Semakin membuatku menyukaimu

Sejak hari kita bertemu
Sesuatu terjadi
Segalanya seakan berubah
Entah perasaan aneh apa ini

Alasan mengapa aku seperti itu
Sedikit lagi mungkin aku akan tahu
Dan saat aku menghabiskan waktu denganmu
Sekarang aku mengerti

Saat aku memegang tanganmu
Kaupun melakukan hal yang sama
Mendekapku dengan lembut
Itu cukup bagiku
Itu cukup bagiku

Sedikit lagi kita akan berpisah
Tak dapat bertemu denganmu
Tapi kita akan segera bertemu kembali kan
Walau sebenarnya aku tidak ingin berpisah

Hanya dengan memikirkanmu
Jantungku berdegup kencang
Saat kita terpisah jauh
Seperti ini pun bisa memberiku kebahagiaan

Tersenyum didepan mataku
Dirimu berbohong ataupun tidak
Bagiku semua itu adalah yang sebenarnya
Sebelum bertemu aku tak pernah tahu

Meski ada rasa sakit di penantian ini
Saat aku mengingat
Kata-kata dan isyarat tubuhmu
Waktu yang kita lewati sangatlah berharga

Aku jatuh cinta dalam sekejap
Semakin aku tahu tentangmu
Semakin membuatku menyukaimu

Saat aku memegang tanganmu
Kaupun melakukan hal yang sama
Mendekapku dengan lembut
Itu cukup bagiku
Itu cukup bagiku

Hotaru by Fujita Maiko Lyric and Translate

Fujita Maiko 
Hotaru

Lirik dan Translate Indonesia

Yosh..!! Ini waktunya Fujita Maiko, walaupun yang aku tahu cuma lagu lama semua, tapi gak ada salahnya selama tuh lagu enak di dengerin. Untuk saat ini cuma Hotaru dan Koi ni Ochite yang aku translate, tapi sebenarnya msih banyak lagu Fujita Maiko lainnya yang enak didengerin sih. Untuk lebih lengkapnya, silahkan search di om Yousup.. hehe :P 


Tsuyu no mannaka
kyou wa ame agari
Namanurui kaze
Shizukana yomichi o
Toorinukeru natsu ga chikai

Hikari kagayaki kono me o ubai
Te ni shitaku naru furete mitaku naru
Anata wa kono hotaru no you

Mou ii kai mada mitai
Mou ii kai sono kokoro

Anata no kimochi ga mienai
Nozomu hodo kurushiku naru
Soredemo kirai ni narenai

Fuwari fuwari to chuu o mau hotaru
Sukoshi hanareta basho kara miru no ga
Ichiban ii, 
Sotto sotto

Tsukamenai todokanai
Tsukamenai sono kokoro

Jibun dake ga omotteiru
Kanjiru to nakitaku naru
Onaji kimochi ni wa narenai

Mou ii kai mada mitai
Mou ii kai sono kokoro

Anata no kimochi ga mienai
Nozomu hodo kurushiku naru
Soredemo kirai ni narenai

Jibun dake ga omotteiru
Kanjiru to nakitaku naru
Anata no kimochi ga shiritai

Anata no kimochi ga mienai
Soredemo kirai ni narenai

Kyou wa ame agari
Natsu ga chikai
Di pertengahan musim hujan
Setelah hujan turun hari ini
Angin hangat yang berhembus
Di jalan malam hari yang sepi
Menandakan musim panas sudah dekat

Bersinar dan bercahaya mencuri perhatianku
Kuingin menyentuh dan melihatmu
Kau seperti  kunang-kunang

Siap atau tidak, kuingin melihatnya
Siap atau tidak, melihat perasaan itu

Aku tak tahu bagaimana perasaanmu
Berharap untuk tahu membuatku sakit
Meski begitu aku tak bisa membencimu.

Perlahan kunang –kunang itu melayang
Kumelihatnya dari tempat yang agak jauh
Mungkin ini yang terbaik, 
Diam diam

Aku tak dapat menyentuh dan menggapainya
Tak dapat menyentuh perasaanmu itu

Hanya aku yang selalu memikirkanmu
Mengetahuinya membuatku ingin menangis
Kita tak bisa memiliki perasaan yang sama

Siap atau tidak, kuingin melihatnya
Siap atau tidak, melihat perasaan itu

Aku tak tahu bagaimana perasaanmu
Berharap untuk tahu membuatku sakit
Meski begitu aku tak bisa membencimu

Hanya aku yang selalu memikirkanmu
Mengetahuinya membuatku ingin menangis
Aku ingin tahu bagaimana perasaanmu

Aku tak tahu bagaimana perasaanmu
Meski begitu aku tak  bisa membencimu

Setelah hujan turun hari ini
Musim panas sudah dekat


Sabtu, 12 Maret 2016

Kiseiju Sei no Kakuritsu ED - IT'S THE RIGHT TIME by Daichi Miura Lyric and Translate

 IT'S THE RIGHT TIMEby Daichi MiuraKiseiju Sei no Kakuritsu ED

Lirik dan Translate Indonesia




  
Itsuka kimi ga oshiete kureta ano kotoba ga
Mune no boku no doa o fui ni nooku suru
Furikaeru hima mo naku nanika ni oware
Wasureteita keshiki o ima kimi no koe ga omoidasaseru yo
Daijoubu saa hajimeyou
Kata yang kau ucapkan padaku saat itu
Tiba-tiba mengetuk pintu hatiku
Tidak ada waktu untuk melihat kebelakang terhadap sesuatu yang telah berakhir
Saat ini suaramu mengingatkanku kembali  pada pemandangan yang terlupakan
Semuanya akan baik-baik saja mari kita mulai kembali

And It’s the right time
Arukidasou
Yeah It’s the right time
Osorenaide
Hora, ano oka o koeta basho de boku o matteiru yo
Dan inilah saat yang tepat
Mari melangkah bersama
Yah, inilah saatnya
Jangan takut
Hey, Tempat bagian luar bukit itu menunggu untukku

Tatoe donna tsurai toki mo sono kotoba ga
Hiroi umi o mayowazu susumu kibou ni naru
Me no mae no kurayami ni tachisukumu tabi
Hikari o kureru no sa
Meski sesulit apapun waktu yang kulalui, kata itu
Tanpa ragu, terus melangkah melintasi laut, lalu menjadi harapan
Dan harapan itu memberiku cahaya
Saat kegelapan di depan mata membuatku tak bisa kemana-mana

Moshi kimi ga hitori o kanjiru toki wa
Daijoubu sobani iru yo
Jika suatu saat kau merasa sendirian
Tenang saja aku akan berada disampingmu

And it’s the right time
Arukidasou
Yeah, it’s the right time
Osorenaide
Hora, ano oka o koeta basho o tomo ni mi ni yukou
Dan inilah saat yang tepat
Mari melangkah bersama
Yah, inilah saatnya
Jangan takut
Hey, temani aku melihat tempat bagian luar bukit itu

Katachi no nai kotae ni tomadou hi mo
Chiisana koe de sotto tsubuyaku no sa
Kimi to boku ni kikoeru koe de
Di hari yang kacau pun di mana tak ada jawaban
Dengan lembut bergumam suara kecil
Suara yang hanya di dengar kita berdua

And it’s the right time
Arukidasou
Yeah, it’s the right time
Osorenaide
Hora, ano oka o koeta basho de bokura o matteiru yo
Dan inilah saatnya
Mari melangkah bersama
Yah, inilah saatnya
Jangan takut
Hey, Tempat bagian luar bukit itu menunggu untuk kita

Hora, ano oka o koeta basho e tomo ni doko made mo
Hey, sampai kapanpun bersama melalui tempat bagian luar bukit itu.



Rabu, 09 Maret 2016

Senandung Kala Rindu





         Ada begitu banyak senandung yang menceritakan sebuah kisah yang mungkin terjadi dalam hidup. Juga ada saat di mana Rindu itu menghampiri, tapi aku hanya mendengarkan sebuah lagu, menatap betapa indahnya langit malam ini dan yah, itulah satu-satunya hal yang mungkin masih menghubungkan kita.
“Oh iya, terima kasih saran bukunya kemarin. Bukunya cukup menarik”. ungkapku pada seorang pria yang kukenal di salah satu fanpage para pecinta buku.
Kupikir saat itu akan menjadi chat terakhirku dengannya tapi ternyata aku salah, dan selalu saja ada awal dari banyaknya jenis hubungan.


“Aaghh,, sepertinya kali ini aku suka sama  orang yang salah lagi.. Tuhan bisakah lain kali aku tidak suka sama orang yang tidak bisa kumiliki?” Curhatku pada salah satu akun sosmed yang kumiliki. 
Yah, Tak bisa kupungkiri sepertinya saat itu tepatnya setahun yang lalu aku masih dalam keadaan di mana aku harus selalu meluapkan apa yang aku rasakan tanpa melihat kondisi disekitarku.
Beberapa menit saat postingan itu terkirim, muncul chat dari seseorang
“Sepertinya ada yang lagi galau nih”
         Ternyata pria yang waktu itu sarankan buku untukku cukup peduli dengan updatetan ini.   Tentu saja terjadi percakapan dari sapaan yang singkat itu dan tidak kusangka dia bisa memberi saran layaknya pria dewasa walau aku sempat terkejut saat tahu jarak usia yang cukup jauh.  
“hmm orang ini cukup enak juga diajak ngobrol” pikirku. 
       Tak pernah terlintas aku akan menyukainya karena selain jarak, dia juga telah memiliki seseorang disampingnya. Kami sepakat untuk menjadi teman curhat, lagipula kami tak saling mengenal jadi tidak perlu malu untuk menceritakan apapun.

Seminggu kemudian…

“Jadi begini yah rasanya diputusin, rasanya nyesek yah” sepertinya sii teman sedang mengalami masalah. Tak perlu berpikir dua kali untuk mengambil peran sebagai seseorang yang harus menghibur temannya yang sedang sakit hati.
       Entah sejak kapan aku menjadi semakin nyaman chat dengannya. Apakah sejak menjadi temannya di sosmed, saat dia mulai peduli dengan masalahku, sejak kami mulai memutuskan untuk saling bertukar pikiran atau sejak aku tahu dia tidak punya lagi seseorang disampingnya?.
      Perlahan-lahan namun aku berharap itu bukan sesuatu yang pasti, sepertinya aku mulai mengharapkan hubungan yang lebih dari teman, jenis hubungan yang sejak awal telah kami tetapkan.
“Tidak, tak boleh... Tak ada satu hal pun yang bisa membuat hubungan ini lebih dari itu.”  Teriakku dalam hati, berusaha untuk menetapkan hal itu sebagai sesuatu yang sudah seharusnya.
         Tapi sepertinya bukan hanya aku yang merasa demikian, dari obrolan sederhana seolah becanda dia yang kuharapkan hanya sebatas teman bagiku bagai mimpi ternyata merasakan hal yang sama.
“Ini hanya mimpi, hal ini tidaklah nyata.” Kutetapkan hal itu berulang kali meski aku tahu perasaan ini bukanlah sebatas mimpi. 
         Bodohnya aku yang mengulangi kesalahan yang sama, menyukai seseorang yang tak mungkin kumiliki. Kutertawakan diriku berharap segera terbangun dan perasaan ini menghilang bersama mimpi itu. Tapi,, ahhh sepertinya aku masih menolak untuk terbangun dari mimpi indah yang tak mungkin jadi nyata ini. Sedikit lagi, sesaat saja, aku  masih ingin membayangkan senyumnya dan berharap dapat segera bertemu dengannya.
“Apa yang harus kulakukan?” aku ingin menanyakannya pada teman atau siapapun tapi harus mulai dari mana, kuberitahu pun belum tentu mereka mengerti.
“kisahmu ini kayak film drama saja , dan anggap saja kau sedang memainkan peran dalam cerita itu Khii. Haha.. ” Ucap Kikan teman yang kukenal sejak kuliah yang saat ini sedang duduk di sampingku menikmati cemilan yang dia beli saat memutuskan untuk menginap di rumahku karena cuti yang dia ambil dari tempat kerjanya.
“Tapi kita tidak sedang dalam film itu, kembali ke dunia nyata, sulit untuk membuat kisahmu itu jadi nyata lalu happy ending.” Tambahnya.
         Seperti dugaanku keadaan ini akan sulit untuk dimengerti, perbedaan usia dan jarak sepertinya menjadi hal yang sangat menentukan seseorang bisa bersama.
“Baiklah, akan kuakhiri.“ Lagi-lagi aku berusaha untuk meyakinkan diriku.
        Aku ingin, ingin berusaha untuk mengakhiri tapi tak tahu bagaimana untuk memulai, memulai untuk mengakhiri sesuatu. Kali ini, Tuhan, bisakah kau membantuku?
Ternyata tak butuh waktu lama permintaan itu menjadi nyata.
 “kau ingin mulai menyukai seseorang, Bukankah itu bagus?”. Tuhan, aku berharap bisa benar-benar bahagia saat menulis balasan chatnya saat itu. Bukankah memang itu yang kuharapkan.
        Kubiarkan dia pergi, dan memutuskan untuk menghapus segala tentangnya walau dia berusaha datang untuk meminta maaf karena telah memutuskan untuk menyerah.
“Kau meminta maaf untuk apa? Tak ada yang salah kan, kita juga bukan siapa-siapa”. Jawabku berharap bisa menenangkannya.
      Aku mohon untuk tak muncul lagi setidaknya biarkan aku untuk bersikap egois kali ini.  Jangan memintaku untuk tetap berada disampingmu
“Tetap menjadi temanmu yang berharga?” Ayolah kita sama-sama tahu sejak awal seandainya kita bertemu dengan keadaan yang berbeda, kita tidak akan terjebak dalam dunia mimpi.
“Apakah aku baik-baik saja?” tolonglah jangan menanyakan keadaanku saat ini.
     Aku juga bingung bagaimana harus bersikap saat kita harus melepaskan seseorang yang sebenarnya ingin kita miliki. Kau benar, tidak ada yang bisa diperjuangkan yang ada hanyalah kita yang membuat keadaan semakin rumit.

“Yap inilah yang terbaik..!!”. Kuharap itu bisa menjadi kata- kata penutup yang baik dari obrolan panjang kita malam itu.
      Sakit, tapi inilah saatnya, saat di mana untuk mengakhiri mimpi itu dan seperti yang biasa dilakukan, bermimpi, terbangun, lalu memulai untuk mencari hal baru yang tidak hanya sebatas mimpi. 

Setahun kemudian
       Ternyata melupakan bukanlah masalah waktu. Apakah setahun itu masih termasuk sebentar untuk berusaha melupakan?
       Apa kabar dengan perasaanku?
        Bohong, jika mengatakan tak lagi mengingatnya. Tapi setidaknya tak ada lagi rasa menyesakkan yang sering menggangu seperti dulu.
     Tak ingin menyalahkan siapapun, tapi bolehkah aq mengingat obrolan kita saat tiba-tiba rindu datang menyapa?
      Selalu ada yang menggantikan apa yang telah pergi. Aku ingin meyakini hal itu. Lalu, apa yang telah menggantikanmu?  Belum ada, atau harus kujawab tidak ada yang bisa? Kutertawakan diriku karena lamunannya yang konyol. Bersama dengan lamunan yang konyol itu terdengar sebuah lagu, lagu yang dulu begitu indah namun kemudian menyakitkan. Tapi kini tak lagi kurasakan hal seperti dulu. Lagu ini telah kuanggap tanpa alamat. Hanya sekedar mendengarkan dan biarkan pikiranku membayangkan hal indah yang kuharapkan terjadi karena aku tak ingin kembali.
      Tenang saja, aku yang saat ini telah menemukan scenario dan peran yang ingin dijalaninya. Jika ada yang bisa menggantikannya yang telah pergi, mungkin itu adalah pengalaman dan kedewasaan?..


Selasa, 08 Maret 2016

Kono Hiroi Sora no Shita de by 7!! (Seven Oops!!) Lyric and Translate

 Kono Hiroi Sora no Shita de by 7!! (Seven Oops) Lirik dan Translate Indonesia





Onaji  youni waratteta
Osana sugita futari
Kaze  ga kirameku watarirouka wa okiniiri no basho
                Menertawakan hal yang  sama
                Kita berdua masih terlalu muda
                Angin yang berkilauan di tengah koridor tempat favorit kita

Kao o yosete atte wa tazu
Katahou no Iyahon
Yasashiku hibiku setsunai koe ni
Namida shita ne
                Tak lagi saling memandang
                Mendengarkan salah satu earhone
                Dengan lembut menggema suara yang terdengar menyakitkan
                Membuatku menangis

Moeru futari dake no sain
Kitto minna wa shiranai
Fusake atte warai atta
Ano hi no modoretara
Tanda hanya ada kita berdua
            Pasti tak ada yang tahu
Saat kita bercanda dan tertawa bersama
Aku ingin kembali  ke hari itu

Kono hiroi sora no shita de ima kimi wa nani shiteru no?
Atashi wa mada miushinau koto ga ooi kedo
Kimi wa genki de imasuka? Naitari shitemasen ka?
Atashi wa ima kimi no egao omoidashite
Namida ga koboreta yo
                Di bawah langit yang luas ini, apa yang sedang kau lakukan?
                Aku masih sering saja melupakan
                Apakah kau baik-baik saja? Apakah kamu menangis?
                Saat ini aku mengingat senyumanmu
    Lalu air mataku pun menetes

Namida no wake mo kikazu ni
Sobani ite kureta ne  
“Mou daijoubu”  Tte warau kimi ni
Tasukerareta yo
Saat aku tiba-tiba menangis
Kau akan berada disampingku kan
Tersenyum lalu mengatakan semua akan baik- baik saja
Hal itu membantuku

Kimi to sugosu jikan wa
Nani yori  mo tanoshikute
Katari atta, kenka mo shita
Aa kagayaiteta
Waktu yang kulewati denganmu
Menyenangkan lebih dari apapun
Bercerita bahkan bertengkar
aa.. Indahnya  saat itu

Kono hiroi sora no shita de ima kimi wa nani shiteru no?
Atashi wa mada omoide no ano kyoku kuchizusamu wa
Kimi wa egao de imasuka? Samishiku shitemasen ka?
Kimi no koto o ichiban shitteiru no wa atashi datta no ni ne
Di bawah langit yang luas ini, apa yang sedang kau lakukan?
Aku masih menyanyikan lagu kenangan kita
Apakah kau tersenyum? Apakah kamu kesepian?
Aku berharap bisa mengetahui lebih banyak lagi tentangmu

Moeru futari dake no sain
Itsumademo wasurenai yo
Fuzake atte, warai atta
Sayonara, Arigatou
Tanda hanya ada kita berdua
Takkan kulupa sampai kapanpun
Saat kita bercanda dan tertawa bersama
Selamat tinggal dan terima kasih

Kono hiroi sora no shita de ima kimi o omoi nagara
Atashi wa ima kono basho kara aruki hajimaru wa
Atashi wa genki de iru yo mou naitari shinai kara
Hirogaru sora atarashii kaze ni fukare
Namida wa kagayaku yo
Dibawah langit yang luas ini aku memikirkanmu
Lalu memutuskan untuk mulai melangkah dari tempat ini
Aku baik-baik saja dan tak ada lagi tangisan
Air mataku bersinar ditiup oleh angin baru
Di bawah langit yang luas ini.

Harisake sou na mune o itami wa
Atashi to kimi o tsunai de itanda
                Rasa sakit yang menyesakkan dada ini
    mungkin menghubungkan aku dan kamu
               

Jumat, 04 Maret 2016

Lei it Go or Let it Flow...



Mulai kuragukan, hal yang dahulu sangat kuyakini

Tentang rangkaian harapan yang kini hanya menjadi sebatas angan.
Aku berfikir, berfikir, dan berfikir..
Tentang perasaan yang dulu kumiliki,
Tentang perasaan yang ingin kujaga
Dan tentang seseorang yang ada dimasa lalu.

Apakah perasaan itu benar-benar ada?
Bagaimana dengan hal yang kusebut dengan “pengorbanan” itu?
Tulus kah?
Atau itu hanya sebatas keegoisan dan ambisi untuk memiliki?

Tak kumengerti,
Rasanya aku tak ingin mengerti
Karena aku takut,
Takut untuk tahu tentang betapa egoisnya aku
Yang begitu memaksakan perasaan ini kepada seseorang
Berharap dia merasakan hal yang sama.

Ahh,,
Biarkan, biarkan, dan biarkan berlalu
Biarkan hal itu menjadi masa lalu dan menghilang.
Ingin kujaga perasaan yang tersisa
Ingin kulindungi hati ini,
Agar tak merasakan lagi hal yang sama
Merasakan sakitnya saat terjatuh.
Hingga suatu saat nanti akan kutemukan,
Dia..
Seseorang yang mampu membuatku mempercayainya..

CHiCO with HoneyWorks - 11月の雨 Lyric and Translate

Sepertinya hujan masih betah untuk membasahi bumi dan menjadi saksi dari berapa cerita. Seperti di lagu CHiCo with HoneyWorks yang judulnya Juuichigatsu no Ame yang menceritakan sepenggal kisah kala hujan turun.. 

Ternyata butuh waktu hampir seharian untuk nyelesaiin lirik+ terjemahan dari lagu ini. But yah moga- moga aja hasil translate kali ini gak mengecewakan mengingat ini project lirik pertama setelah fakum beberapa waktu 

11月の雨 / CHiCO with HoneyWorks
 ( Lirik dan Translate Indonesia)



Tsumetaku natta kaze tsutsumi komu te ga
Iki o uke kimi ga yogiru asa
Juuichigatsu no ame hitotsu no kasa o
Tochuu made tojita tsuugakuro
Di pagi ini ketika dinginnya angin menerpa tanganku
Tiba-tiba aku teringat dirimu
Di jalan menuju sekolah bersama dengan hujan bulan November
Salah satu payung kita tetap tertutup hingga setengah jalan

Suikomu kuuki ga kawari dasu
Soredemo narande issho ni aruita
Kawaranai amaoto kikinagara
Eien o shinjiteta
-         Menghirup udara yang mulai berubah
-         Meski begitu kita tetap jalan berdampingan
-         Mendengarkan suara hujan yang tak berubah
-         Percaya ini akan berlangsung selamanya

Mijuku na watashitachi ni wa nasusube mo naku
Kisetsu ga kagirareta toki o ubau
Wazato rashiku tsunagu koe kanashi sugiru kara
Itsuka kono ame yamimasu you ni
Itsuka yamimasu you ni
-         Kita berdua yang belum dewasa dan juga tak  berdaya
-         Musim berganti mencuri sedikitnya waktu yang kita miliki
-         Caramu memaksakan diri menjaga percakapan kita membuatku sedih
-         Aku berharap hujan ini akan berhenti
-         Berharap akan terhenti

Kore ga saigo no ame isso egao
Fushizen na kaiwa tsuzukazu ni
Jimen o tataku oto kaki keshita koe
Itsumo yori mijikai tsuugakuro
-         Di hari terakhir hujan ini terlintas senyuman
-         Ada rasa canggung dalam percakapan kita
-         Suara hujan saat menyentuh tanah lalu menghilang
-         Dan jalan ke sekolah yang terasa lebih singkat dari biasanya

Owatte shimau no wakatta yo
Soredemo narande issho ni aruita
Kawaranai ama oto kikinagara
Eien o inotta
-         Mengerti ini akan segera berakhir
-         Meski begitu kita tetap jalan berdampingan
-         Mendengarkan suara hujan yang tak berubah
-         Berdoa ini akan berlangsung selamanya

Mijuku na watashitachi ni wa nasusube mo naku
Kisetsu ga kagirareta toki o ubau
Kimi ga suki ienai mama toori sugita ame
Itsuka todokeru hi o sagasu yo
-         Kita berdua yang belum dewasa dan juga tak  berdaya
-         Musim berganti mencuri sedikitnya waktu yang kita miliki
-         Kata “Aku menyukaimu” yang tak terungkapkan berlalu bersama hujan
-         Aku akan mencari saat dimana aku dapat mengungkapkannya

Moshimo kimi ga boku no koto o
Wasuretatte  daijoubu dakara
Koraerarenai nara iwanai de yo
Kiite goran ame no oto
-         Tidak apa-apa jika suatu saat
-         Engkau melupakanku
-         Rasa yang tak tertahankan kumohon jangan berkata seperti itu
-         Dengarkanlah suara hujan ini

Mijuku na watashitachi ni wa nasusube mo naku
Kisetsu ga kagirareta toki o ubau
Kimi ga suki ienai mama toori sugita ame
Mimi o sumashite kikoeru kara
-         Kita berdua yang belum dewasa dan juga tak  berdaya
-         Musim berganti mencuri sedikitnya waktu yang kita miliki
-         Kata “Aku menyukaimu” yang tak terungkapkan berlalu bersama hujan
-         Cobalah dengarkan, maka kau akan mendengarnya

Tsunagatteru ima demo konna ame no hi wa
Kimi no machi made todoku you ni
Kimi ni todoki masu you ni
-         Hujan yang tetap menghubungkan kita hingga saat ini
-         Kuberharap kata ini dapat menggapai tempatmu berada
-         Berharap dapat menggapaimu…
New Post